"Adek udah mau sekolah?"
"Masuk playgroup dulu ya?"
"Ke sekolah nanti mau bawa bekel apa?"
"Kita nanti belajar baca, belajar hitung, sambil belajar main musik juga mau?"
"Rumah ini terlalu nyaman untuk ditinggalkan. Keluarga ini terlalu indah untuk sekadar dilepaskan."
Tiga tahun sudah rumah ini berdiri begitu kokoh. Banyak anggota keluarga
yang keluar-masuk sesuka hati. Salah satunya aku sendiri. Memang beberapa bulan
belakangan ini, aku sedang sibuk merantau. Merantau untuk diriku sendiri. Merantau
untuk memperjuangan sesuatu yang memang harus kuperjuangnkan. Dalam hidup, kita
pasti akan dipertemukan dengan dua pilihan sulit. Dan tentu saja kita harus
memilih salah satunya sekaligus mengorbankan yang lainnya. Dan aku sudah
memilih.
Alhamdulillah, puasa udah masuk hari kesepuluh kedua. Bulan Juli juga
udah hari ketiga. Nggak kerasa, ya. Waktu jalannya cepet banget. Banyak momen
indah yang aku lewatin gitu aja untuk dibagiin di blog. Nggak dilewatin sih
sebenernya, cuma di-pending. Soalnya
belum sempet aku post karena ya… meskipun kuota ada, tapi waktunya yang nggak
ada. So now, here I am. Aku mau
ceritain beberapa hal yang belakangan ini aku alami.
Mungkin dari judulnya pembaca ngira kalo aku penggemar Korea. Tapi kenyataannya, panggilan Oppa ini bukan untuk cowok-cowok boyband atau aktor Korea. Itu panggilan buat Karei. Jadi gini awalnya...
Waktu itu aku sama Karei lagi ngomongin apa ya, lupa. Tiba-tiba aku panggil dia Opa. Opa ya, not Oppa. Terus dia bilang, "Nggak papa dipanggil Oppa. Bahasa Korea-nya Oppa kan Kakak."
Orang bijak bilang bahwa orang yang merasa waktu berjalan dengan cepat, itu artinya dia bahagia. Ya, semoga aku termasuk orang yang bahagia. Tentu saja. Mengapa? Karena di tahun ini, alhamdulillah aku menemukan kebahagiaan baru.
Blogger Energy. Sebuah komunitas blogger yang berdiri sejak 9 Agustus 2012 adalah salah satu dari
banyaknya komunitas blogger di dunia
maya. Komunitas yang founder-nya
adalah Kak Nico. Aku sama sekali belum mengenal dia karena katanya, dia lagi
mengabdi di daerah-daerah terpencil. Sebelum dia pergi ke daerah itu, dia ngajak Bang Edotz untuk jadi admin yang sekarang jadi Ranger ditemani sama Kak Bayu, Bang Oges, dan Bang Yoga.
Ini lanjutan cerita dari part sebelumnya, di sini. Apa aja menu dessert kali ini? Oke, check this out guys!
Finally, UAS done. Bye-bye semester 4 :(
Setelah
sekitar seminggu berkutat sama materi kuliah dan soal-soal, akhirnya Ujian
Akhir Semester 4 ini berakhir juga. Huh, rasanya lega sekaligus deg-degan sama
hasilnya nanti. Tapi rasanya jadi sedih juga, bakal ganti temen-temen kelas
lagi di semester 5 nanti. Ya namanya juga hidup. Datang dan pergi.
Haaaiii, akhirnya bisa pulang
lagi ke rumah di dunia maya. Setelah sekian lama menghilang dan pergi dengan berbagai macam alasan. Hihihi... Banyak hal yang lagi sibuk aku lakukan di bulan
ini, dan kali ini ada beberapa kejadian penting yang bakal aku bawa ke sini.
Oke, jangan kelamaan opening nggak penting deh ya. Let’s see. Btw, I truly miss blogging, writing, spending my time with keyboard on laptop:(
10 Mei 1964 lalu, seorang
laki-laki calon pemimpin sekaligus imam yang bijaksana, lahir. Beliau yang kini
jadi ayahku. Beliau adalah laki-laki pertama yang kukenal. Laki-laki terbaik,
tergagah, terhebat dan terbijaksana yang paling aku sayang. Laki-laki yang
selalu melindungi putri kecilnya. Aku tau, umurku kini sudah tidak bisa lagi
dibilang remaja, apalagi abg. Tapi buatnya, aku tetap menjadi putri kecilnya. Seorang
anak yang wajib untuk dilindungi.
Hi, April 17, 2014!
Eh, 17 April ya? Cieee, Karei
ulang tahun hari ini. Pacar aku tambah tua. Eh, jangan tambah tua deng, tambah
dewasa aja.
Masih inget nggak di postinganku
beberapa saat kemaren aku pernah bilang kalo ada proyek di bulan April? Nah,
ini sebenernya proyeknya. Proyek apa sih? Mari kita lihat ya. Postingan kali ini mau aku bikin
spesial buat Karei yang lagi ulang tahun. Today
is your day, Dear. Wish you get a great day :)
Alhamdulillah...
Nggak tau mau bilang apa. Yang jelas aku bersyukur banget masih bisa ketemu tanggal 19 di umur yang ke-19. Rasanya seneng banget masih dikasih umur sampai sekarang. Masih dikasih kesempatan sama Allah buat lebih rajin belajar, nulis, dan bersyukur. Meskipun aku tau, jatah umur hidup di dunia semakin berkurang.
Dulu, aku sengaja bergadang biar tau siapa yang ngucapin pertama kali. It's so funny kalo dipikir-pikir lagi sekarang. Tapi nggak papa, namanya pertumbuhan. Ada perubahan sikap juga kan. Semoga sekarang makin tambah dewasa aja dalam segala hal. Meskipun berharap sikap childish-ku gak hilang sepenuhnya. Hihi~
Tadi malem aku emang agak badmood juga gara-gara bermasalah sama memori hp. Entah kenapa aplikasi-aplikasi di hp yang ditaruh di sdcard pada ilang gitu. Jadinya ngerepotin sang pacar yang lagi sibuk belajar deh. (Karei, maaf ya^^). Akhirnya kepaksa bergadang deh. Tapi kali ini bukan buat nunggu siapa yang ngucapin pertama kali, melainkan untuk ngurusin hp yang ngadat itu.







