Akhirnyaaaa, yeah, akhirnya! Aku selesai juga nonton drama Reply 1988 selama beberapa hari ini. 20 episode rasanya nggak cukup untuk menceritakan kisah keluarga, persahabatan dan cinta dalam drama ini. Selesai nonton ini rasanya kepengin teriak, kepengin menghela napas, kepengin nangis, tapi di sisi lain juga kepengin senyum-senyum dan bernapas lega.
Geurae, mari kita mengubek-ubek drama ini sampai tuntas, meskipun entah akan menghabiskan berapa ribu kata. Maaf ya, aku kalo udah tergila-gila sama sesuatu, nggak bisa ditahan-tahan.
Oh ya btw, kalo yang nggak suka spoiler mending berhenti sampai di sini. Kenapa?
Aku gemes pengin bahas banyak tentang drama ini. Jadi mungkin spoiler akan bertebaran di sini.
Oh ya btw, kalo yang nggak suka spoiler mending berhenti sampai di sini. Kenapa?
Aku gemes pengin bahas banyak tentang drama ini. Jadi mungkin spoiler akan bertebaran di sini.
***
Setelah melanglang buana di dunia KDramaland beberapa bulan ini... aku mulai ngerti sedikit-sedikit tentang perasaan KDramalovers yang udah tinggal di sini lebih dulu. Rasanya gimana ya, kayak aku rela lepas capek ke nonton drama. Kalo dulu hobiku cuma nulis sama baca, sekarang ada tambahan lagi nonton drama Korea. Hihi..
Tapi, setelah nonton cukup banyak drama, nggak semua hal dalam drama itu menyenangkan loh. Banyak juga hal-hal yang nggak aku suka gara-gara Korea. Loh, kok tumben Wi dari drakor ada yang nggak disuka? Iya, ini dia hal-hal yang nggak aku suka dari drama Korea. Let's check this out.
Setelah bebulan-bulan aku terjerumus oleh suasana DOTS (baca: Descendants of The Sun), aku ngerasa hati ini jadi hampa, ada yang hilang dan kosong. Bahahaha, maaf ya, gara-gara udah kecanduan drama Korea, bawaannya jadi lebay mulu. Tapi beneran sih, DOTS itu adalah drama pertama yang aku tonton full dari episode 1 sampai terakhir. Dan how locky I'm, ternyata drama pertama yang aku tonton itu adalah drama yang bener-bener pecah dan keren banget! Rasanya jadi pengin rentangin tangan terus merem dan menghirup udara segar sambil bilang, "Selamat datang di Kdramaland...........".
Ada satu hal yang bikin aku bersyukur banget di tahun ini.
I'm officially an employee.
Kenapa? Ada yang salah jadi seorang karyawan? Bekerja untuk orang lain, disuruh-suruh orang lain, nurut sama perintah orang lain?
No. Justru aku berpikir,
Untuk bisa ada di atas, kita memang harus memulainya dari bawah, kan?
***
"Adek udah mau sekolah?"
"Masuk playgroup dulu ya?"
"Ke sekolah nanti mau bawa bekel apa?"
"Kita nanti belajar baca, belajar hitung, sambil belajar main musik juga mau?"
